Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asmara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 September 2015

Wahai Pasangan Yang Akan Menikah !! Lihatlah Ini.. Yang Harus Dilakukan Setelah Akad Nikah Selesai !!

Wahai Pasangan Yang Akan Menikah !! Lihatlah Ini.. Yang Harus Dilakukan Setelah Akad Nikah Selesai !!


Mendoakan Istri dan Shalat Dua Rakaat Setelah Ijab Kabul Dianjurkan bagi seorang suami setelah melangsungkan akad nikahnya untuk meletakkan tangannya di kening istrinya sambil berdoa,” Allahumma Innii Asaluka Min Khoiriha wa Khoiri Ma Jabaltaha Alaihi. Wa Audzu bika Min Syarri wa Syarri Ma Jabaltaha Alaih"

Wahai Allah sesungguhnya aku memohon kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan dari apa yang Engkau berikan kepadanya serta Aku berlindung kepada- Mu daripada keburukannya dan keburukan yang Engkau berikan kepadanya..”

Selain itu dianjurkan bagi mereka berdua untuk melaksanakan shalat dua rakaat dan berdoa kepada Allah agar diberikan kebaikan dan dihindarkan dari keburukan. Diriwayatkan Ibnu Syaibah dari Ibnu Masud, dia mengatakan kepada Abi Huraiz,”Perintahkan dia untuk shalat dua rakaat dibelakang (suaminya) dan berdoa,”Allahumma Barik Lii fii Ahlii dan Barik Lahum fii. Allahummajma’  ainanaa Ma Jama’ta bi Khoirin wa Farriq Bainana idza Farroqta bi Khoirin"

Wahai Allah berkahilah aku didalam keluargaku dan berkahilah mereka didalam diriku. Wahai Allah satukanlah kami dengan kebaikan dan pisahkanlah kami jika Engkau menghendaki (kami) berpisah dengan kebaikan pula.”

Dari Syaqiq berkata,”Datang seorang laki-laki yang dipanggil dengan Abu Huraiz lalu dia berkata kepada Ibnu Mas’ud,’Sesungguhnya aku menikahi seorang budak perempuan perawan. Sesungguhnya aku takut dia akan membenciku.’ Lalu Abdullah (bin Mas’ud) mengatakan, ’Seungguhnya rasa cinta berasal dari Allah dan kebencian dari setan yang ingin menjadikan kebencian kepada kalian terhadap apa-apa yang dihalalkan Allah. maka jika dia mendatangimu
maka shalatlah dua rakaat dibelakangmu.” (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah)

Jika seorang wanita yang baru melangsungkan akad nikah sedang dalam keadaan haidh maka
cukuplah dirinya dan suaminya berdoa kepada Allah swt meminta kebaikan dari-Nya bagi mereka berdua dan keluarganya.

Wallahu A’lam....
More about → Wahai Pasangan Yang Akan Menikah !! Lihatlah Ini.. Yang Harus Dilakukan Setelah Akad Nikah Selesai !!

Wajib Baca.. !! Hukum Menolak Lamaran dan Ortu Yang Memaksa Menjodohkan Anaknya !!

Wajib Baca.. !! Hukum Menolak Lamaran dan Ortu Yang Memaksa Menjodohkan Anaknya !!


Sahabat 4Liputan - Menerima atau menolak pinangan dari seseorang sama-sama hak seorang wanita. Bahkan pinangan Sa’ad bin Abi Waqqash ra. kepada janda mendiang Mutsanna bin Haritsah tidak langsung diterima. Kecuali setelah melalui berbagai proses panjang yang tidak mudah.

Ketika seorang wanita merasa tidak sreg dengan keadaan laki-laki yang meminangnya, tidak ada yang salah. Baik alasan itu bersifat syar’i, maupun bersifat pribadi. Sebab ketika seorang wanita memutuskan untuk menerima pinangan itu, resikonya jelas. Yaitu untuk selanjutnya, dirinya hidup di bawah suaminya. Dia harus hidup bersamanya, taat, tunduk dan patuh kepada suaminya. Bahkan surganya ditentukan oleh bagaimana sikapnya kepada suaminya.

Kalau seorang wanita merasa tidak nyaman dengan seorang calon suami, tentu di masa berikutnya akan menjadi problem berat. Dan ini adalah soal selera, di mana Islam justru sangat memperhatikan kebebasan seorang wanita untuk memiliki selera dengan tipe laki-laki yang akan menjadi pendamping hidupnya.

Di dalam syariah Islam, seorang ayah dilarang untuk untuk memaksakan jodoh untuk anak wanitanya. Apalagi sekedar seorang calon suami, di mana lamarannya itu sangat tergantung dari penerimaan pihak calon istri. Maka calon istri punya hak dan wewenang sepenuhnya untuk menerima sebuah lamaran atau menolaknya. Baik dengan alasan yang masuk akal bagi pelamar maupun tidak. Sebab bisa saja faktor penolakannya itu merupakan hal yang tidak ingin disebutkan secara terbuka.

Adapun hadits yang menyebutkan akan terjadi fitnah bila seorang wanita menolak lamaran laki-laki yang shalih, tentu harus dipahami dengan lengkap dan jernih. Hadits itu bukan dalam posisi untuk menetapkan bahwa sebuah lamaran dari laki-laki yang shalih itu haram ditolak. Tidak demikian kandungan hukumnya.

Sebab kalau demikian, bagaimana dengan lamaran seorang laki-laki shalih kepada seorang puteri raja atau pembesar, di mana kedua tidak sekufu atau memang tidak saling cocok satu dengan yang lain? Apakah puteri raja itu berdosa bila menolak lamaran dari seorang yang tidak disukainya?

Bahkan di dalam syariah Islam, seorang wanita yang sudah menikah namun merasa tidak cocok dengan suaminya, masih punya hak untuk bercerai dari suaminya. Apa lagi baru sekedar lamaran dari laki-laki yang sudah punya istri pula.
Dari Ibnu Abbas ra.: Sesungguhnya istri Tsabit bin Qais datang kepada Rasulullah SAW, ia berkata: Wahai Rasulullah, Aku tidak mencelanya dalam hal akhlaknya maupun agamanya, akan tetapi aku benci kekufuran dalam Islam. Maka Rasulullah SAW berkata padanya, Apakah kamu mengembalikan pada suamimu kebunnya? Wanita itu menjawab, Ya. Maka Rasulullah SAW berkata kepada Tsabit, Terimalah kebun tersebut dan ceraikanlah ia 1 kali talak.

Agar tidak menjadi fitnah, tentu ada cara penolakan yang halus dan lembut, tanpa menyinggung perasaan, namun si pelamar itu bisa menerima intisarinya, yaitu penolakan. Sehingga fitnah yang dikawatirkan itu tidak perlu terjadi.

Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لَا تُنْكَحُ الْأَيِّمُ حَتَّى تُسْتَأْمَرَ وَلَا تُنْكَحُ الْبِكْرُ حَتَّى تُسْتَأْذَنَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ إِذْنُهَا قَالَ أَنْ تَسْكُتَ

“Tidak boleh menikahkan seorang janda sebelum dimusyawarahkan dengannya dan tidak boleh menikahkan anak gadis (perawan) sebelum meminta izin darinya.” Mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mengetahui izinnya?” Beliau menjawab, “Dengan ia diam.” (HR. Al-Bukhari no. 5136 dan Muslim no. 1419)

Dari Ibnu Abbas radhiallahu anhuma bahwasannya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

الثَّيِّبُ أَحَقُّ بِنَفْسِهَا مِنْ وَلِيِّهَا وَالْبِكْرُ يَسْتَأْذِنُهَا أَبُوهَا فِي نَفْسِهَا وَإِذْنُهَا صُمَاتُهَا

“Seorang janda lebih berhak atas dirinya daripada walinya, sedangkan perawan maka ayahnya harus meminta persetujuan dari dirinya. Dan persetujuannya adalah diamnya.” (HR. Muslim no. 1421)

Dari Khansa’ binti Khidzam Al-Anshariyah radhiallahu anha:

أَنَّ أَبَاهَا زَوَّجَهَا وَهِيَ ثَيِّبٌ فَكَرِهَتْ ذَلِكَ فَأَتَتْ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرَدَّ نِكَاحَهَا

“Bahwa ayahnya pernah menikahkan dia -ketika itu dia janda- dengan laki-laki yang tidak disukainya. Maka dia datang menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam (untuk mengadu) maka Nabi shallallahu alaihi wasallam membatalkan pernikahannya.” (HR. Al-Bukhari no. 5138)

Al-Bukhari memberikan judul bab terhadap hadits ini, “Bab: Jika seorang lelaki menikahkan putrinya sementara dia tidak senang, maka nikahnya tertolak (tidak sah).”

Penjelasan ringkas:

Di antara kemuliaan yang Allah Ta’ala berikan kepada kaum wanita setelah datang Islam adalah bahwa mereka mempunyai hak penuh dalam menerima atau menolak suatu lamaran atau pernikahan, yang mana hak ini dulunya tidak dimiliki oleh kaum wanita di zaman jahiliah. Karenanya tidak boleh bagi wali wanita manapun untuk memaksa wanita yang dia walikan untuk menikahi lelaki yang wanita itu tidak senangi.

Karena menikahkan dia dengan lelaki yang tidak dia senangi berarti menimpakan kepadanya kemudharatan baik mudharat duniawiah maupun mudharat diniah (keagamaan). Dan sungguh Nabi shallallahu alaihi wasallam telah membatalkan pernikahan yang dipaksakan dan pembatalan ini menunjukkan tidak sahnya, karena di antara syarat sahnya pernikahan adalah adanya keridhaan dari kedua calon mempelai.

Akan tetapi larangan memaksa ini bukan berarti si wali tidak punya andil sama sekali dalam pemilihan calon suami wanita yang dia walikan. Karena bagaimanapun juga si wali biasanya lebih pengalaman dan lebih dewasa daripada wanita tersebut. Karenanya si wali disyariatkan untuk menyarankan saran-saran yang baik lalu meminta pendapat dan izin dari wanita yang bersangkutan sebelum menikahkannya. Tanda izin dari wanita yang sudah janda adalah dengan dia mengucapkannya, sementara tanda izin dari wanita yang masih perawan cukup dengan diamnya dia, karena biasanya perawan malu untuk mengungkapkan keinginannya.

wallahu’alam bish shawab

Sumber : dhezun
More about → Wajib Baca.. !! Hukum Menolak Lamaran dan Ortu Yang Memaksa Menjodohkan Anaknya !!

Kamis, 24 September 2015

Inilah Kenapa JIN Cinta MANUSIA

Inilah Kenapa JIN Cinta MANUSIA


Sahabat 4Liputan - Mungkin banyak yg bertanya kenapa jin bisa suka manusia dalam artian disini cinta.dari sekian banyak kenapa jatuh cinta.hal ini paling tidak dipengaruhi.

Terbanyak karena kelalaian manusia itu sendiri dan juga memang bagian tipu daya iblis,kategori jin yg jatuh cinta ada beberapa macam.jin yg kuat dan jin yg hanya sekilas atau hanya suka sejenak,yg paling berat jin yg dari kecil dia mengamati kita.banyak jin cinta karena dari kita kecil jin ini sudah mengikuti,mengamati, karena sebenarnya di kanan kiri kita mereka juga hidup.dalam artian cinta karena seringnya mereka melihat kita apalagi terutama saat telanjang dari kecil,nah pas kita sudah besar timbullah rasa cinta mereka ke kita karena sering nya mereka tahu tingkah polah kita dan mengamati kita telanjang.soal telanjang ini padahal kita sudah di beri tahu dari kecil oleh ustad atu kyai dan orang tua bahwa ada doa mau lepas baju begini.doa mau pakai baju begini.doa mau masuk kamar mandi begini dan lainnya.tentu doa itu ada rahasia tersendiri.disampaing perihal itu memang dari melihatnya mereka entah di jalan.entah di mana saja.bahkan dari mana saja bisa terjadi.
Dari tanda kurang ajarnya jin jin yg jatuh cintanya berat ini bisa di sebut mampu menguasai kita jika jin ini mampu memperkosa bahkan mengajak berhubungan intim seperti suami istri dengan waktu yg sering
tanda tanda kena jin cinta paling mudah:


  1. kadang timbul ada tanda lebam di area tubuh kita padahal kita tidak melakukan apa apa yg mungkin membuat kita jadi lebam.
  2. sering mimpi ketemu lawan jenis
  3. susah menikah karena jin ini akan selalu menghalangi dengan berbagai upaya.
  4. jika menjalin hub dengan lawan jenis cepat putus.
  5. merasa seperti di perkosa bagi wanita jika pas mau tidur atau dalam tidur.bahkan saya menemui ada perempuan yg tiap malam hari dia mau tidur dan antara tidur di perkosa sosok yg jika muncul dan dia mengaku tidak berdaya untuk melawan.bahkan ada yg sampai manusianya terlena ketagihan.bagi laki laki akan sering di ajak bermesraan di alam mimpi,bisa juga laki lakinya merasa di perkosa seorang wanita yg kuat.
  6. selalu suka menyendiri.
  7. saat sendiri sering mendengar bisikan.
  8. sering pusing.
  9. tertarik melihat tubuh diri sendiri apalagi saat telanjang di depan kaca
  10. jika di dekati lawan jenis tiba tiba timbul kebencian
  11. kadang mimpi seakan melihat punya anak dengan orang lain

Alangkah baiknya kita berbenah dengan di awali dengan perihal kecil misal biasakan berdoa jika mau lepas baju,mau masuk dan keluar wc/toilet/kamar mandi.

Biasakan sebelum keluar rumah baca doa dan biasakan pakai wewangian yg secara umum jin jenis ini tidak suka wewangian.dan yg jelas sering dawamkan dzikir yg selalu di gunakan agar ingat dan minta perlindungan ke allah.

Secara umum orang yg kena jin ini akan susah mencari jodoh dan tidak awet dalam berpasangan lawan jenis karena jin itu menganggap kekasihnya di rebut orang jadi dia berupaya keras agar pisah entah dengan sakit,cerai,putus dll.
semoga bermanfaat.

Silahkan Sebarakan !

Sumber : FB Remaja Harus Hebat
More about → Inilah Kenapa JIN Cinta MANUSIA

Sabtu, 19 September 2015

Gempar... Seorang Pemuda Yang Menikahi Nenek-Nenek

Sebagian orang menganggap cinta itu buta. Demi cinta, seseorang rela menerobos batas apapun, termasuk batas usia.

Gempar... Seorang Pemuda Yang Menikahi Nenek-Nenek


Diwartakan Nairobigossip, mungkin seperti itulah terjadi pada diri Steven Tikubuwana, pemuda gelandangan berusia 27 tahun, warga Republik Uganda, Afrika Timur.

Dia mengabarkan akan menikahi wanita pujaan hatinya, Zaituni Nakanda, janda sekaligus nenek berusia 70 tahun, dari negara yang sama.

Gempar... Seorang Pemuda Yang Menikahi Nenek-Nenek


[STEVEN TIKUBUWANA DAN ZAITUNI NAKANDA. FOTO: NAIROBIGOSSIPS.COM]

Usia keduanya memang terpaut sangat jauh, beda 43 tahun.

Akibatnya, perbedaan usia itu membuat rencana pernikahan ini ditentang pihak keluarga Steven. Keluarga mempersoalkan perbedaan usia.

“Cinta tidak mengenal perbedan usia. Kami memang saling mencintai. Itulah hal terpenting dalam pernikahan,” kata Steven.

Zaituni dianggap bukan sebagai calon istri ideal melainkan sebagai nenek. Namun, Steven beralasan, walau nenek, Zaituni sangat peduli dan setia.

Sementara, di kalangan warga Uganda, rencana ini menjadi buah bibir bak gosip pernikahan selebriti.

Kendati demikian, Steven dan nenek Zaituni tak menghiraukan apa kata orang dan tentangan dari dalam keluarga karena saling mencintai.

Tinggal Seatap

Walaupun belum resmi menikah, namun keduanya telah tinggal seatap.

Mereka tinggal di sebuah apartemen di Kota Mukono, Uganda. Apartemen itu dimiliki Zaituni.

Berdasarkan gosip warga, Steven menikahi Zaituni karena mengincar apartemen itu.

Sebelumnya, Steven adalah pemuda tunawisma. Dia menjadi tunawisma selama sekitar dua bulan karena kehilangan pekerjaan.

Tiba-tiba dia menemukan si nenek itu dan mau menerimanya dalam kondisi demikian.

Kabarnya, Zaituni menerima cinta Steven karena telah puluhan tahun menjanda.

Dia merencanakan menikah lagi sejak 20 tahun lalu. Calon suami idamannya saat itu adalah pemuda.

Tuhan ternyata mempertemukannya dengan Steven walau Steven memiliki dua anak.

Tak Masalah

Menurut Barbie Adler, makcomblang profesional dan pendiri Selective Search, perbedaan usia dalam urusan percintaan, kini tak lagi menjadi soal.

Perbedaan usia telah membaur dengan kecocokan, gaya hidup, tujuan yang ingin dicapai, vitalitas, dan ketertarikan serta minat.

Dalam kondisi tertentu, perbedaan usia yang bahkan terpaut jauh bisa dileburkan.

“Usia bukan masalah ketika terkait dengan tingkat kedewasaan. Para klien kami, baik pria maupun wanita, bahkan mencari pasangan yang memiliki perbedaan usia rata-rata 10 hingga 15 tahun,” tutur Adler, sebagaimana dikutip dari Kompas.com.

Terapis pernikahan dan keluarga Dr Sheri Meyers mengungkapkan, pada dasarnya perbedaan usia bukan merupakan masalah yang dikatakan serius.

Pasangan dengan perbedaan usia yang cukup jauh bisa saja membangun hubungan dan rumah tangga yang harmonis nan bahagia.

“Namun, Anda harus benar-benar jelas tentang harapan, impian, dan keinginan Anda sejak awal. Masalah utama yang dialami para pasangan dengan usia yang terpaut jauh adalah ketidakserasian pengalaman hidup dan tujuan yang ingin dicapai dalam hal pernikahan, keturunan, gaya hidup, maupun kebebasan,” kata Meyers.

Misalnya, istri yang usianya jauh lebih muda ketimbang suami mungkin mengharapkan keturunan pada masa mendatang.

Namun, jika sang suami yang lebih tua dan merasa sudah pernah merasakan suka duka dalam membesarkan anak barangkali kurang tertarik untuk memiliki keturunan.

Selain itu, ada pula masalah penuaan yang menjadi sandungan dalam hubungan dengan perbedaan usia mencolok.

Menurut Meyers, semakin lebar perbedaan usia antara suami dan istri, maka harus semakin disadari penuaan alami yang hadir seiring bertambahnya usia.

Anda bisa saja sedang berada di puncak karier, tetapi suami sudah mulai memasuki masa pensiun.

Pun pasangan masih harus menemui tantangan ketika harus memperkenalkan pasangan kepada teman, keluarga, maupun orang-orang yang berada dalam lingkaran sosial.

“Keluarga dan teman bisa saja menganggap hubungan Anda tidak serius atau berpikir bahwa hubungan Anda cuma selingan,” kata Adler.

Terlepas dari perbedaan usia, ikatan cinta yang kuat akan memengaruhi kehidupan yang Anda jalani.

Yang penting, Anda menghabiskan sisa hidup Anda dengan seseorang yang mencintai, melindungi, dan mendukung Anda sepenuhnya.

Bukan usia yang menentukan, melainkan kedewasaan.(*)
More about → Gempar... Seorang Pemuda Yang Menikahi Nenek-Nenek

Kamis, 10 September 2015

Kamu Memang Cantik, Tapi Hati Isteriku Lebih Cantik - SEBUAH KISAH

http://4liputan.blogspot.com/


Seorang pria beristeri tanpa sengaja berkenalan dengan seorang gadis dinsebuah kantin kompleks perkantoran, karena ada urusan pekerjaan merekapun tukeran PIN BB.

Malam harinya si gadis mulai BBM
si pria :

Gadis : Mas hebat ya. Punya usaha sendiri, sukses pula

Pria : Terima kasih ya:)

Esoknya si gadis menelpon sekedar say hallo.

Gadis : Kapan ya mas, kita makan bareng lagi?

Pria : Oke kapan aja boleh

Setelah itu mereka masih sering berhubungan melalui BBM dan
telepon, sesekali juga janjian pergi makan siang bareng.

Hari-hari berlalu, tiada hari tanpa kontak antara mereka. Sampai suatu hari, si gadis BBM, isinya adalah :

"Mas... Sebenarnya aku mencintaimu , aku tau kamu udah punya keluarga, tapi aku mau menerima kondisi sebagai isteri ke-2, aku siap mas dan maaf aku mengganggu perasaanmu."

Dengan berat hati pria itu menjawab : "Dik, aku mengerti dan paham maksudmu... tapi dengan berat hati aku harus jawab TIDAK! Aku tau kamu memang cantik, dan aku yakin semua lelaki pasti mengatakan tubuh dan parasmu elok dan cantik.

Tapi, tahukah kamu kenapa aku bisa tampil baik dan hingga usahaku sukses? Itu semua karena dorongan dan semangat isteriku.

Sungguh sangat berdosa kalau aku harus berselingkuh dengan
seseorang yang hanya mengagumiku, karena tau kalau aku sekarang udah sukses.

Kamu menyukai aku tidak ikhlas, kamu hanya melihat tampilanku
semata. Padahal ada seseorang yang tersayang di rumah yang telah bersusah payah mendorong aku agar selalu tampil sebaik mungkin, dia adalah isteriku tercinta.

Kalau kamu menyukai aku, artinya kamu tinggal memetik hasilnya, dan cara ini tidak pernah abadi.

Taukah kamu bahwa aku memulai ini dari nol dan isteriku
yang selalu mendampingiku di kala susah, terpuruk dan sukses seperti ini.

Taukah kamu bahwa isteriku yang selalu mendoakan kesuksesanku hingga aku bisa menjadi seperti ini. Kamu memang cantik, tapi hati isteriku lebih cantik.

Terima kasih atas cintanya, maaf aku tidak bisa membalas seperti kehendakmu.

Wahai pria, sanggupkah kau seperti kisah di atas ??
More about → Kamu Memang Cantik, Tapi Hati Isteriku Lebih Cantik - SEBUAH KISAH

Selasa, 08 September 2015

Sayangilah Ibumu, Jangan Sampai Menyesal Di Kemudian Hari

Sayangilah Ibumu, Jangan Sampai Menyesal Di Kemudian Hari


: Sayangi Ibumu, Jangan Sampai Menyesal Di Kemudian Hari :
.
Aku mempunyai pasangan hidup...
Aku mempunyai ibu...
.
Saat senang aku cari pasanganku...
Saat sedih aku baru cari ibuku...
.
Saat sukses aku ceritakan pada pasanganku...
Saat gagal aku ceritakan pada ibuku...
.
Saat bahagia aku peluk erat pasanganku...
Saat sedih aku peluk erat ibuku...
.
Saat liburan aku bawa pasanganku...
Saat aku BT aku mampir ke rumah ibuku...
.
Saat sambut hari raya selalu cium kening pada pasanganku...
Pada ibu aku cuma dapat ucapkan "Selamat Hari Raya"..
.
Aku selalu ingat pasanganku...
Ternya ibuku selalu ingat aku...
.
Setiap saat aku telpon pasanganku...
Kalau lagi ingat baru aku akan telpon ibuku...
.
Selalu aku belikan hadiah untuk pasanganku...
Entah kapan aku akan belikan hadiah untuk ibuku...
.
Renungkanlah....!!!!!
"Anakku, kalau kau sudah habis belajar dan berkerja, bolehkah kau kirim uang untuk ibu? Ibu tdk minta banyak, lima puluh ribu sebulan pun cukuplah."
Berderai air mata jika kita mendengarnya........
Tapi kalau ibu sudah tiada...
kita baru merasakan kasih sayangnya
.
IBU......
AKU RINDU......
AKU RIIINDDUU......
SANGAT RINDUUUUU......
.
Berapa banyak yang sanggup menyuapkan ibunya....?
Berapa banyak yang sanggup berhenti bekerja untuk menjaga ibunya....?
Berapa banyak anak yang mendoakan JENAZAH ibunya....?
.
Please like & share jika kamu sayang ibu mu❤ yang ga komen durhaka sama ibunya berarti tongue emoticon
More about → Sayangilah Ibumu, Jangan Sampai Menyesal Di Kemudian Hari

17 Kebiasaan Isteri yang Paling Disukai Suami

17 Kebiasaan Isteri yang Paling Disukai Suami

1. Mendoakan dan Bersyukur dengan pemberian suami
Tindakan Isteri nomor 1 yang paling disukai oleh Suami dan membuat semua Suami di dunia ini akan merasa sangat bahagia adalah apabila isteri selalu bersyukur dan berterima kasih kepada suami atas pemberian suami (tempat tinggal, makan dan pakaian dll) tanpa mengeluh dan mengucapkan syukur pada Allah, selanjutnya Isteri dengan sabar beribadah memohon pada Allah untuk mendoakan suaminya.

2. Setia ,Bersikap jujur dan terbuka pada Suami
Suami bahagia jika isteri tidak membohonginya, setia dan selalu terbuka bercerita pada suaminya tentang keadaan dirinya dan orang-orang disekitarnya.

3. Tidak menunda-nunda perintah suami
Suami sangat menyukai jika perintahnya segera dilaksanakan, dan akan merasa kesal jika ditunda-tunda pelaksanaanya kesannya tidak menghargai dan menyepelekan suami.

4. Mengelola dengan baik penghasilan suami, tidak boros dan bijak dalam membelanjakanya
Suami akan bahagia jika isteri bisa tidak boros, membelanjakan penghasilan dengan bijak dan bisa menyisakan penghasilan suami meskipun sedikit untuk ditabung guna keperluan darurat.

5. Menyiapkan keperluan sehari-hari suami
Misalnya menyiapkan pakaian kerja, menyediakan minum dan sukur bisa menyiapkan dan menemani makan suami

6. Berpakaian dan berdandan sesuai selera Suami
Suami akan suka dan bahagia memandangi isteri jika isteri berdandan atau berpakaian sesuai keinginan suami.

7. Mesra pada suami
Pagi hari bangun tidur bangun mencium pipi suami sambil mengucapkan : Bangun sayang… atau tiba – tiba memeluk suami sambil mencium pipi terus pergi.. kalo ditanya pengin nyium aja.. he.he..

8. Memberi waktu dan menyiapkan perlengkapan hobi positif suami
Suami akan merasa sangat bahagia jika hobinya bisa tersalurkan dan isteri memberikan waktu yang cukup untuk hobi suami apalagi jika isteri sampai menyiapkan keperluan yang berhubungan dengan hobi suami akan sangat bahagia.

9. Berdandan dan Wangi sebelum tidur
Sebelum tidur mandi, merias diri seperlunya, memakai parfum dan pakaian tidur yang disukai suami. Meskipun suami lagi tidak “berhasrat” tapi niat istri siap dihadapan suami membuat suami tidur dengan tersenyum

10. Bangga pada perbuatan dan sikap suami
Suami akan sangat bahagia jika tindakan atau perbuatannya membanggakan isterinya dan isteri mengucapkan bangga dengan suaminya dan membanggakan suaminya di hadapan orang lain

11. Memasang wajah ceria dan bersikap atau bercerita humoris dengan suami
Wajah ceria dan bersikap atau cerita humor yang diberikan isteri pada suami akan membuat suami merasa terhibur dan kangen pada sosok isterinya.

12. Isteri bersikap baik dan ramah pada orang lain terutama pada keluarga Suami
Suami akan merasa bahagia jika isterinya dipuji oleh keluarganya terutama oleh Ibu -Bapak suami, tetangga atau teman suami untuk kebaikan dan keramahan isterinya

13. Isteri bisa bersikap sebagai teman, rekan bisnis, ibu dan jablay pada suami
Isteri yang bisa diajak bicara nyambung, seperti rekan bisnis alias nraktir he.he.., bersikap seperti ibu dan bertindak seperti Jablay ( bukan pelacur / tapi jarang dibelai) ditempat tidur akan sangat membahagiakan suaminya

14. Bersikap Bijaksana dan Menghibur suami
Suami akan merasa bahagia jika isterinya bisa bersikap bijaksana misalnya tidak asal menuduh tanpa bukti, bertanya dulu sebelum marah, memberi hiburan pada suami misalnya jalan2 / makan2 dll.

15. Tabah, Tidak mudah patah semangat dan optimis menghadapi hidup
Suami akan bahagia jika isteri tabah dan tidak mudah patah semangat dalam menghadapi masalah atau kesulitan hidup

16. Tidak Cuek dan Memberi Solusi pada Kesulitan Suami
Isteri yang memberi solusi nyata bagi kesulitan suami akan sangat membahagiakan suami.

17. Membantu kewajiban suami
Kewajiban suami adalah memberi tempat tinggal, makan dan pakaian pada isteri dan isteri tidak mempunyai kewajiban untuk hal tersebut tapi jika isteri ikut membantu suami dalam pelaksanaa hal tersebut tentunya akan sangat membantu suami karena beban suami menjadi lebih ringan sehingga suami akan bahagia karenanya.

Bagaimana bunda sudahkah kita melakukan 17 hal tersebut ?
Hayuk Semangat memperbaiki diri dan melayani suami kita
Jangan terlalu banyak menuntut sebelum kita melakukan 17 kebiasaan tersebut
Layani suami kita sepenuh hati, karna surga kita tergantung ridho suami kita

Semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita untuk menjadi istri shalihah dan berbakti pada suami kita, orang yang sudah kita pilih menjadi imam kehidupan kita
Aamiin ya Rabb...
More about → 17 Kebiasaan Isteri yang Paling Disukai Suami

Senin, 24 Agustus 2015

Siapa Bilang Pacaran Itu Haram ?? Iya Kalau Di....

Siapa Bilang Pacaran Itu Haram ?? Iya Kalau Di....


Sahabat 4Liputan - Kali ini kami memberikan sedikit penjelasan tentang Pacaran yang kami dapat dari situs "IslamLib" silahkan dibaca dan dicermati ya...

Jangan pacaran. Pacaran itu haram. Yang boleh adalah ta’aruf. Ini adalah semacam “ajaran” baru yang sering saya dengar akhir-akhir ini. Bahkan, saat ini, ada gerakan anti-pacaran. Yang sedang pacaran, dianjurkan buru-buru nikah saja. Jika tidak mau, langsung putuskan saja.

Kecemasan atas fenomena pacaran ini, saya kira, reaksi yang alamiah saja terhadap gejala hubungan laki-laki dan perempuan yang dianggap terlalu bebas saat ini, terutama di kota-kota besar. Hubungan semacam itu dipandang sebagai bagian dari pengaruh budaya Barat, westernisasi. Barat, di mata sebagian kalangan Islam, diidentikkan dengan free-sex dan hubungan yang “promiscuous”.

Seturut dengan makin besarnya pengaruh gerakan Islam konservatif-fundamentalis di seluruh dunia Islam sekarang, muncullah sikap-sikap yang resisten terhadap Barat. Barat dianggap sebagai cerminan dari dunia yang secara moral dekaden, merosot. Pacaran adalah bagian dari free-sexism yang khas peradaban Barat. Karena itu harus ditolak.

Gerakan anti-pacaran ini tentu tidak serta-merta mencerminkan gejala konservatisme dan fundamentalisme. Mungkin  ini sikap alamiah saja yang menggambarkan kekhawatiran orang tua atas pengaruh buruk dari urbanisme atau kebudayaan kota yang cenderung bebas.

Siapapun yang memiliki anak perempuan tentu saja was-was atas bayangan-bayangan buruk tentang kemungkin anak mereka terjatuh dalam hubungan yang bebas. Ini instink yang alamiah. Sebagian didorong oleh motif keagamaan. Sebagian yang lain, reaksi normal dari seorang tua yang sangat cemas tentang prilaku anak-anaknya. Saya pun juga memiliki instink seperti itu.

Tetapi, betulkah pacaran haram? Tentu saja jawabannya: tergantung. Dalam bahasa fkih atau hukum Islam: di-tafshil. Pacaran yang seperti apa dan bagaimana. Tidak ada larangan dalam agama, terutama Islam, terhadap pacaran. Tak ada ayat atau hadis yang secara eksplisit melarangnya.

Dan sesungguhnya untuk mengetahui apakah pacaran itu haram atau tidak, kita tak perlu jauh-jauh merujuk ke Qur’an atau hadis. Kita diberikan nalar dan akal oleh Tuhan. Mari kita pakai untuk menganalisis fenomena ini. Mensyukuri nikmat akal adalah dengan cara memakainya, bukan mengistirahatkannya dan mencurigainya macam-macam. Itu justru kufur atau mengingkari nikmat yang dikecam oleh Qur’an.

Apa hakikat pacaran itu? Pacaran adalah tahap pra-nikah yang memungkinkan kedua lawan jenis untuk saling mengenal. Dalam bahasa Arab, saling mengenal itu adalah ta’aruf.
Jadi, sodara-sodara, sesungguhnya pacaran dan ta’aruf itu sama saja. Pacaran bahasa Indonesia. Ta’aruf bahasa Arab. Tetapi karena ada persepsi bahwa yang berbahasa Arab itu Islam, maka ta’aruf itu halal, sementara pacaran tidak. What a funny logic!

Dalam hukum Islam, dikenal suatu proses pra-nikah yang disebut dengan “khithbah”. Istilah berbahasa Arab ini mempunyai akar kata yang sama dengan “khuthbah”, seperti dalam frasa khutbah Jumat, misalnya.

Secara sederhana, kedua istilah itu berkaitan dengan kegiatan bicara dan ngomong. Khithbah adalah proses pra-nikah di mana kedua lawan jenis yang hendak membangun hubungan serius saling bicara untuk mengenal sebelum memutuskan untuk (ehem!) mengerek janur kuning dan nikah.

Manusia jelas berbeda dengan binatang. Saya bukan seorang botanis. Setahu saya, binatang tak membutuhkan proses lama untuk saling mengenal sebelum akhirnya sepakat melakukan hubungan badan. Manusia, sebelum sampai ke “puncak” itu, butuh proses lama, saling mengenal, saling menjajagi. Tak bisa, meet-kiss-f*ck.

Pernikahan yang langgeng dan harmonis jelas mempersyaratkan kedua pasangan saling tahu karakter pihak sebelahnya. Pernikahan bukan hubungan sehari-dua hari, melainkan perkara serius, — “mitsaq ghalidz” (dalam bahasa Quran),– yang berlangsung lama, bahkan seumur hidup. Hubungan yang seperti itu membutuhkan persiapan yang matang. Tidak bisa hanya kenal sebentar, lalu naik pelaminan.

Tentu saja ada kasus-kasus tertentu di mana orang kenal sebentar lalu nikah. Bahkan, ada kasus perjodohan ala Siti Nurbaya yang sudah diatur oleh orang tua (arranged marriage), tanpa kedua pasangan diminta pendapatnya. Ada. Tetapi itu bukan praktik umum. Hanya perkecualian. Yang umum dan logis: seorang yang mau menikah butuh periode tertentu untuk saling tahu dan mengenal. Panjang pendeknya, tergantung sikon.

Walau tidak wajib, tapi saya mengatakan bahwa tahap saling kenal itu adalah sesuatu yang harus dilakukan, untuk menghindarkan kemungkinan buruk di masa depan. Lebih baik pacaran putus di tengah jalan, daripada putus jalan di tengah pernikahan karena tak saling mengenal dengan baik sebelumnya.

Dengan demikian pacaran yang diniatkan untuk saling mengenal pasangan secara baik, untuk membangun masa depan rumah tangga yang harmonis, dan dilakukan dengan cara yang tidak melanggar norma agama, jelas boleh. Bukan hanya boleh, tapi harus, untuk kemaslahatan pernikahan di masa depan. Tak penting anda menyebutnya pacaran atau ta’aruf. Itu hanya beda bahasa saja. Jangan tertipu oleh istilah.

Jika pacaran dilakukan dengan niat buruk untuk menipu pasangan, sekedar untuk melampiaskan nafsu “pradator” laki-laki/perempuan, tentu saja tidak boleh. Tak perlu fatwa agama. Dengan nalar biasa saja, kita bisa mengatakan pacaran dengan “sinister intent” semacam itu jelas tidak layak dilakukan.

Jadi pacaran haram? Ya, kalau dilakukan dengan motif seperti itu. Wallahu a’lam.

Sumber : IslamLib

Jika Artikel Ini Bermanfaat... Yuuk Bantu Share Untuk Memberi Manfaat Pada Yang Lainnya ....
More about → Siapa Bilang Pacaran Itu Haram ?? Iya Kalau Di....

[ Motivasi ] Menikah Sebelum Mapan ?! Siapa Takut ?? Ini Jawaban Untuk Kalian Yang Bimbang..

[ Motivasi ] Menikah Sebelum Mapan ?! Siapa Takut ?? Ini Jawaban Untuk Kalian Yang Bimbang..

Sahabat 4Liputan - "Beruntunglah mereka yang menikah sebelum mapan. Berbahagialah mereka yang mendapatkan pasangan yang belum mapan." Itu adalah kata-kata pembuka yang 4Liputan ambil dari situs  "IslamLib" sekaligus artikel ini...

Artikel ini 4Liputan dedikasikan untuk kalian para pemuda yang masih bimbang untuk menikah, dan para pemuda yang terlalu memberikan syarat kemapanan bagi pasangannya. Bacalah Ini dan Merenunglah..

Banyak laki-laki yang menunda menikah dengan alasan ‘belum mapan’. Saya tak ingin memperdebatkan apa definisi ‘mapan’ di sini, karena mapan bagi setiap orang punya ukuran yang berbeda-beda. Tapi, bagi mereka yang masih ragu untuk menikah karena menunggu mapan, izinkanlah saya memberi nasihat yang baru: 

Menikahlah Sebelum Mapan!

Saya selalu suka kalimat John Donne yang pernah juga dipelesetkan Abraham Heschel, katanya: ‘No man is an island’, tak ada laki-laki yang menjadi pulau bagi dirinya sendiri. Artinya, tak ada seorangpun yang bisa hidup sendirian. Seperti sebuah pulau yang tak membutuhkan orang lain. Setiap orang selalu membutuhkan orang lain untuk berbagi dan mengisi sesuatu yang ‘kosong’ dalam hidupnya. Dalam konsep ini, menurut Donne, tak ada seorang pun di dunia ini yang ‘mapan’.

Jika seorang yang hendak menikah memiliki cara berpikir demikian, maka pernikahan bisa didekati dengan cara yang lebih rendah hati. Jika seorang laki-laki bisa berpikir ‘saya belum mapan’, misalnya, maka ia akan mendekati istrinya sebagai seseorang yang akan menyempurnakan hal-hal yang belum mapan dalam dirinya.

Bagi saya, mapan tentu saja bukan soal kekayaan atau kepemilikan saja, mapan adalah soal kesanggupan individu dalam menghadapi berabagai tantangan dalam hidupnya. Kalau mapan hanya soal uang atau karir, bukankah banyak yang berlebih secara materi dan gemilang di tempat kerja tapi tak sanggup menghadapi ego dan amarahnya sendiri? Nah!

Dengan pemahaman baru ‘menikah sebelum mapan’, seseorang akan menghadapi pasangannya dengan penuh penghargaan. Karena ia sadar bahwa dalam diri pasangan tersebut ada sisi-sisi yang akan menyempurnakan dirinya. Bayangkan kalau cara berpikir seperti ini tidak ada dalam sebuah pernikahan, hubungan suami-istri akan melulu atas-bawah, subordinatif, dan cenderung tidak adil.
Tidak sedikit suami yang karena merasa bahwa dialah yang memiliki ‘penghasilan’, dialah yang punya uang, dialah yang hidupnya ‘mapan’, dialah yang bersinar di dunia luar, malah merendahkan dan tidak menghargai istrinya.

Jika nekad menikah sebelum mapan, lantas istri dan anak mau dikasih makan apa ?? dikasih makan cinta?? Barangkali pertanyaan itu benar-benar terasa mengganggu. Tapi orang-orang lupa bahwa mapan tak sama dan sebangun dengan rasa tanggung jawab. Yang dibutuhkan dalam pernikahan bukanlah harta yang berlimpah, tapi rasa tanggung jawab yang cukup.

Percuma saja punya kekayaan banyak tapi tak bertanggung jawab, kan? Banyak kok suami yang rela membuat istri dan anak-anaknya ‘susah’ tetapi memanjakan dirinya sendiri, malah memanjakan selingkuhannya. Artinya, harta yang banyak tak akan berarti apa-apa dalam pernikahan jika kita tak punya banyak cinta untuk menjalaninya.

Suatu hari saya ditanya soal mewujudkan impian bersama dalam rumah tangga, “Bagaimana meyakinkan istri atau suami agar mau bersama-sama mewujudkan impian besar yang kita miliki?” Jawabannya tentu saja sederhana. Pertama-tama, berpikirlah bahwa kita adalah individu yang tidak sempurna, bahwa kita selalu membutuhkan bantuan orang lain, bahwa kita membutuhkan partner untuk mewujudkan impian-impian kita.

Dengan merasa bahwa kita ‘tidak sempurna’, maka kita akan terus menjadi ‘pribadi yang membelum’, pribadi yang selalu dalam proses… Di sanalah akan tercipta kesalingpahaman antara suami dan istri. Selanjutnya, keduanya akan sama-sama menjalin komitmen untuk bersama mewujudkan impian-impian besar yang mereka miliki.

Tapi, jangan hanya saling mengerti untuk mewujudkan impian-impian besar saja! Pernikahan bukan hanya tentang mewujudkan impian-impian besar, tapi juga menjalani hal-hal kecil di keseharian. Jika yang ada dalam pikiran Anda hanya ingin mewujudkan impian-impian besar, sebaiknya jangan menikah, tapi ikutlah organisasi atau partai politik!

Lantas apakah dengan menikah seseorang yang ‘belum mapan’ akan menjadi mapan? Belum tentu. Tergantung kualitas pernikahan itu sendiri. Dan kualitas pernikahan ditentukan oleh pola hubungan antara suami dan istri. Banyak suami atau istri yang memperlakukan pasangannya dengan prinsip relasi ‘aku-kamu’, dengan menganggap pihak ‘kamu’ hanya sebagai objek atau benda yang tak memiliki kehendak atau pilihan-pilihan.

Tentu saja relasi semacam ini miskin empati. Dalam relasi ‘aku-kamu’ semacam ini, pusat kepentingan ada di ‘aku’ dan ‘kamu’ adalah pihak luar, kamu adalah yang harus memerhatikan aku, kamu adalah yang harus nurut, kamu adalah objek yang tidak merdeka.

Martin Buber, filsuf asal Austria, menawarkan pola hubungan lain yang lebih baik. Ia menyebutnya ‘aku dan engkau’ (I and Thou atau Ich und Du). Dalam relasi aku-engkau, kata Buber, ‘engkau’ lebih dihargai sebagai subjek yang setara. Karena dalam diri ‘engkau’ ada bagian dari ‘aku’. Pemisah antara aku dan engkau bukan sekadar hak dan kewajiban, tetapi ikatan yang saling menguatkan.

Jika kita melihatnya dalam konteks pernikahan, dalam hubungan ‘aku-engkau’ cara pandangnya bukan semata-mata tentang apa kewajiban serta hak-hak suami terhadap istrinya, atau sebaliknya, tetapi lebih kepada hubungan kasih-sayang juga rasa cinta. Jika hubungan rumah tangga di bangun di atas prinsip ini, tak ada lagi persoalan ‘siapa harus menghormati siapa’ atau ‘siapa harus menurut kepada siapa’ sebab segalanya berdasar pada ‘aku melakukan ini dan tidak melakukan itu karena aku menyayangimu’.

Kembali pada diskusi kita soal kemapanan, individu yang lebih menghargai individu lainnya, suami yang lebih berempati pada istrinya, memiliki peluang lebih besar untuk mapan dalam pernikahannya. Sekali lagi, mapan bukan hanya soal kepemilikan kapital dan kecukupan finansial, tetapi ‘mapan’ dalam pengertian yang lebih luas: Menjadi pribadi dewasa yang sanggup menghadapi beragam tantangan dalam hidupnya. Dengan modal kemapanan semacam ini, pernikahan yang bahagia tentu merupakan sesuatu yang niscaya.

Akhirnya, bagi saya, prinsip ‘menikah sebelum mapan’ adalah pilihan orang-orang cerdas yang penuh optimisme sakligus empati. Bagi yang sedang mencari pasangan, carilah orang yang seperti ini. Carilah orang yang akan mengajak Anda sukses dan bahagia bersama, bukan orang yang merasa sudah sukses lalu hanya akan menjadikan Anda ‘pelengkap’ saja.

Maka benarlah firman Allah dalam Al-Quran, istrimu adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian baginya (Al-Baqarah 187). Suami adalah individu yang belum mapan tanpa istrinya, dan istri adalah pribadi yang belum sempurna tanpa suaminya.

Sumber : IslamLib

Jadi, bagaimana? Masih menunggu mapan untuk menikah? Sampai kapan?

Yuuk Sebarin Ini kepada yang lainnya agar mereka semua mengerti ....
More about → [ Motivasi ] Menikah Sebelum Mapan ?! Siapa Takut ?? Ini Jawaban Untuk Kalian Yang Bimbang..

Minggu, 23 Agustus 2015

AWAS.. Ternyata Istrimu Menyembunyikan Rahasia, Lihatlah !!

AWAS.. Ternyata Istrimu Menyembunyikan Rahasia, Lihatlah !!


Sahabat 4Liputan - kali ini kami akan membongkar rahasia para istri kepada suaminya !!
PERNIKAHAN awet sampai tua adalah dambaan setiap pasangan. Pernikahan diharapkan menjadi yang pertama dan terakhir dalam seumur hidup. Di tengah tingginya angka perceraian, rasanya makin sulit memelihara pernikahan sampai keriput dan uban muncul.

Meskipun menjadi tua bersama pasangan merupakan impian wanita, mereka rupanya tetap tidak mau terlihat tua di depan suami. Hal inilah yang paling sering dirahasiakan para istri dari suami. Berikut fakta-faktanya.


  1. Pertama, saat uban mulai muncul, delapan dari 10 wanita tidak akan membiarkan suaminya tahu bahwa mereka sudah mulai beruban. Wanita justru cepat-cepat menyemir rambut untuk menutupinya dari suami.
  2. Kedua, sekira 74 persen wanita yang disurvei merasa malu bahwa mereka mulai menua. Oleh karenanya, mereka cepat-cepat mencabut uban yang muncul sebelum pasangan menyadari.
  3. Ketiga, sekira 61 persen wanita mulai senang mengecat rambut selain warna asli rambut sejak uban pertama muncul. Faktanya, banyak suami yang tidak pernah melihat warna rambut istrinya yang memutih dan takut jika hal ini menyinggung istri.


Nah, fakta-fakta tersebut mengungkap bahwa wanita selalu ingin tampil cantik di depan suami meskipun sudah tidak muda lagi. Bagaimana dengan Anda? Demikian dikutip dari Femalefirst, Minggu (5/7/2015)

Itulah rahasia yang para istri sembunyikan dari para suaminya..

Yuuk Sebarin Ke para suami Lainya, Biar Tau... !!
More about → AWAS.. Ternyata Istrimu Menyembunyikan Rahasia, Lihatlah !!

[ Tips ] Cara Memperoleh Anak Sholeh Menurut ISLAM !!

[ Tips ] Cara Memperoleh Anak Sholeh Menurut ISLAM !!


Sahabat 4Liputan -  Apakah Kalian ada yang sedang mengandung? Atau ada yang masih sabar menantikan kehamilan? Berikut ini beberapa Doa untuk Memperoleh Keturunan Shaleh dari Ayat Quran yang bisa kita praktekkan.

"Tiga jenis doa yang mustajab, doa yang tidak diragukan perihal keajaibannya tersebut yakni adalah Doa orang tua untuk anaknya (putra-putrinya), doa orang-orang musafir, serta doa orang-orang yang telah dizalimi “ (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim)

Percayalah bahwa doa kita pada calon anak-anak kita in syaa Allah akan dikabulkan oleh Allah. Apalagi doa-doa berikut ini dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul sebagaimana yang termaktub di Al Quran:

1. Doa Nabi Ibrahim

“Robbi hablii minash shoolihiin” [Ya Rabbku, anugrahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang-orang yang saleh]”. (QS. Ash Shaffaat: 100)

2. Doa Nabi Zakariya

“Robbi hab lii min ladunka dzurriyyatan thoyyibatan, innaka samii’ud du’aa’” [Ya Rabbku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Mengdengar doa] (QS. Ali Imron: 38)

3. Surat Al Furqan

"Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa" (QS. Al Furqan : 74)

4. Surat Ibrahim

"Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan shalat, Ya Rabb kami, perkenankanlah doaku." (QS. Ibrahim [14] : 40)

5. Surat Al Ahqof

"Ya Rabbku, ilhamkanlah padaku untuk bersyukur atas nikmatmu yang telah Engkau karuniakan padaku juga pada orang tuaku. Dan ilhamkanlah padaku untuk melakukan amal sholeh yang Engkau ridhoi dan perbaikilah keturunanku" (QS. Al Ahqof [46] : 15)

Itulah artikel Ingin Memperoleh Keturunan Shaleh dari Ayat Al Quran
Semoga bermanfaat dan membawa kebaikan bagi kita.


Yukk Bantu Share agar Bermanfaat Untuk Orang Banyak....
More about → [ Tips ] Cara Memperoleh Anak Sholeh Menurut ISLAM !!

Sabtu, 22 Agustus 2015

[ Tips ] Cewek Harus Memilih Cowok Yang Sederhana, Ini Alasannya..

[ Tips ] Cewek Haris Memilih Cowok Yang Sederhana, Ini Alasannya..


Sahabat 4Liputan - Kali ini kami akan memberikan 7 Alasan Untuk Cewek Kenapa Harus Memilih Cowok Sederhana yang kami rangkum dari berbagai sumber..

Untuk Cewek-cewek Wajib Baca ini.. Untuk Cowok-cowok jangan pantang menyerah ya...

Sebagai seorang gadis kamu bebas menjatuhkan pilihan seperti apa pria yang akan mendampingimu. Selain kriteria baik yang dimilikinya, terkadang keadaan keluarganya juga dijadikan pertimbangan tersendiri.

Namun, tahukah kamu bahwa pria yang berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja justru layak mendampingimu hingga akhir hari? Ingin tahu kenapa? Berikut akan Hipwee jabarkan 7 alasan yang mampu meyakinkanmu.



1. Dari kecil dia terbiasa hidup sederhana. Menghambur-hamburkan uang tentu tak pernah ada di kamus hidupnya.

Pria yang berasal dari keluarga biasa-biasa saja sudah terbiasa hidup seadanya sedari kecil. Mulai dari makan dengan menu apa adanya hingga memiliki uang saku yang terbatas. Dia pun harus pandai-pandai mengatur uang saku agar kebutuhannya terpenuhi. Segala hal yang dialaminya ini tanpa disadari mampu menempanya menjadi seorang pribadi yang menghargai keberadaan uang.

Dia tak seperti pria kebanyakan yang gemar menggelontorkan banyak rupiah demi memenuhi kepuasan hobi semata. Pria ini benar-benar mampu mengatur keuangan dan menghargai nilai alat tukar.




2. Perkara kemampuan bertahan hidup jelas tak perlu diragukan. Dia adalah pria yang akan tetap gigih melewati jatuh bangun perjuangan.

Keadaan hidup yang serba pas-pasan tak hanya membentuknya menjadi seorang pribadi yang menghargai nilai uang. Pria ini juga lihai memutar otak dan memanfaatkan segala hal demi bisa bertahan hidup. Kamu tak perlu meragukan kemampuannya untuk bertahan di saat-saat serba kekurangan. Karena kondisi perekonomian yang serba sulit tentu pernah menjadi santapan hariannya.

Sungguh, sifatnya yang satu ini membuatnya layak dijadikan sosok pendamping hidup. Ke depannya dia mampu menjadi pasangan yang menggenapkan karena sanggup diajak melewati jatuh bangun perjuangan.



3. Hidup dalam keterbatasan menjadikannya ringan untuk berbagi. Nantinya, dia bisa jadi pasangan yang tak ingin menang sendiri.

Pria yang tumbuh di dalam keluarga dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan tak hanya tangguh dalam berjuang. Keadaan hidupnya yang serba terbatas juga memaksanya untuk selalu berbagi. Apalagi jika dia juga memiliki saudara, tentu sedari kecil sifat mau berbagi sudah tertanam di dalam dirinya.

Ayah dan ibunya pun membiasakan untuk membagi segala hal sama rata. Hal ini betul-betul membentuk karakter dalam dirinya. Ke depannya dia akan selalu mau mengalah dan piawai menekan ego sehingga tak hanya mementingkan keinginan pribadi namun juga memikirkan kepentingan pasangan.



4. Dia pernah menjalani hidup yang serba pas-pasan. Dia pun terdidik selalu bermurah hati kepada siapapun yang membutuhkan.

Keadaan ekonomi yang pas-pasan tanpa disadari akan membentuknya menjadi sosok yang dermawan. Telah berpengalaman hidup dengan kondisi seadanya membuatnya menghargai orang-orang yang juga memiliki latar belakang serupa. Hal ini pun mengajarkannya untuk selalu bermurah hati kepada siapapun yang membutuhkan. Dia memahami benar kesusahan hidup yang ada sehingga dia juga memiliki keinginan untuk meringankan beban hidup orang yang serupa dengannya.




5. Hidup seadanya menjadikannya lunas makan asam garam dunia. Ketika kelak jadi orang berpunya, dia pun tak akan lantas jumawa.

Hidup itu memang roda yang berputar. Terkadang kita harus rela berada di bawah dahulu sebelum akhirnya bisa merangkak naik ke atas. Pria yang memiliki latar belakang keluarga yang biasa saja belajar bahwa dia harus bekerja keras untuk meraih apa yang dicita-citakan.

Perjuangannya di dalam keterbatasan mengajarkannya banyak hal. Perjuangan ini juga yang membuat matanya jadi terbuka akan dunia. Dan nantinya ketika dia sudah berhasil meraih apa yang diimpikan dan berada di tingkat teratas dia tak lantas berjumawa. Dia tetap menghargai orang-orang yang masih berusaha berjuang dari titik terendah.



6. Kerja keras adalah prinsip hidupnya. Berdampingan dengan dia memungkinkan kalian menggapai kesuksesan bersama.

Pria yang sudah terbiasa bekerja keras merupakan sosok yang tepat untuk diajak meraih kesuksesan. Dia sudah kenyang akan kerja keras. Segala hal yang diinginkannya pun terbiasa diraih dengan membanting tulang. Ketika nantinya sosok pria macam ini yang mendampingi, maka dia benar-benar bisa membawamu ke arah yang lebih baik lagi. Alih-alih melarangmu untuk berkarir, dia justru akan siap sedia berperan menjadi pelontarmu meraih kesuksesan.



7. Pria ini pernah merasakan tak enaknya hidup kekurangan. Satu yang pasti dilakukan – dia akan bekerja mati-matian demi membahagiakan pasangan.

Tak enaknya hidup di keadaan ekonomi yang serba kekurangan membuatnya belajar banyak hal. Nantinya ketika sudah bersama dengan gadis yang benar-benar disayangi, dia akan bekerja keras demi membahagiakannya. Tentunya dia tak ingin membuat gadis yang kini disayanginya merasakan hal yang sama yang pernah dialaminya dulu.

Memang sekarang ini dia masih dalam keadaan yang sederhana dan berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja, namun hidupmu akan bahagia dengan dia yang ada di sisi. Keinginan untuk bekerja keras selalu ada dalam dirinya, hal ini demi membuat gadis yang dicinta bahagia di masa depan.


Apakah saat ini sosok yang mendampingimu berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja? Jika iya, jangan lepaskan dia ya, dia benar-benar bisa membuatmu bahagia! :)

Itulah 7 Alasan Untuk Cewek Kenapa Harus Memilih Cowok Sederhana
Semoga Bermanfaat ...

Yuuk Bantu Share untuk Teman-teman Cewek Mu... :)
More about → [ Tips ] Cewek Harus Memilih Cowok Yang Sederhana, Ini Alasannya..

Jumat, 21 Agustus 2015

Inilah 15 Perbedaan Cowok Yang Hanya Ingin Pacaran Dengan Pria Yang Ingin Menikahi Mu !!

Inilah 15 Perbedaan Cowok Yang Hanya Ingin Pacaran Dengan Pria Yang Ingin Menikahi Mu !!


Sahabat 4Liputan - Kalini 4Liputan Memberikan Tips sekaligus memberikan wawasan bagi para gadis, untuk memilih pasangannya. Tips ini 4Liputan ambil dari artikel yang dibuat oleh Lifehack. Silahkan Dibaca hingga selesai ya .....

Ketika kalian berkencan dengan seorang pria, sangat mudah untuk berpikir dia sempurna. Kalian berada dalam kabut cinta, jadi hati-hati karena ada perbedaan yang pasti antara Cowok Yang Hanya Ingin Pacaran Dengan Pria Yang Ingin Menikahi Mu. Memang benar bahwa orang dapat berubah, jadi jangan menyalahkan seorang pria hanya karena ia tampak seperti pemalas pada awalnya. Tidak apa-apa untuk memberinya kesempatan untuk membuktikan dirinya. Namun, jika kalian akhirnya melihat beberapa karakteristik seperti ini, jangan takut untuk memutuskan hubungan dengan dia dan beralih ke seseorang yang baru. Pastikan kalian menikah dengan seorang pria yang berkualitas, bukan cowok yang belum dewasa.

1. Makna Kencan Bagi Cowok yang hanya ingin pacaran dan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang cuma mau pacaran denganmu hanya memaknai momen kencan itu nggak lebih dari main bareng, nongkrong, atau sekedar jalan-jalan. Intinya, dia cuma pengen bersenang-senang sama kamu. Dia nggak mau ambil pusing mikirin soal komitmen yang menurutnya terdengar begitu rumit.

Pria yang berpikir menikahimu justru berpikir bahwa kencan itu harus jelas tujuannya. Dia tau bahwa dirinya memang ingin menghabiskan waktu bersamamu. Dari proses nge-date itu, dia ingin menegaskan perihal hubungan kalian. Bahwa kalian memang sedang menjalani satu ikatan serius yang mengarah ke masa depan.

2. Komunikasi yang dilakukan Cowok yang hanya ingin pacaran dan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang berpacaran kebanyakan berbicara dengan kalian tentang orang yang kalian kenal dari masa lalu, atau hanya cerita lucu sederhana karena dia tidak dapat terhubung pada tingkat yang lebih dalam.

Pria yang berpikir menikahimu dapat lebih banyak topik untuk berbicara dengan mu, entah itu percakapan tentang buku, film, musik, dan kepentingan umum lainnya. Hal ini membuat hubungan yang lebih besar dalam jangka panjang.

3. Pemikiran Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya berpacaran hanya ingin sekedar bersenang-senang dengan kalian, hanya ingin menceritakan dirinya seendiri tanpa memperdulikan apa yang ingin kalian ceritakan.Dia tidak pernah ingin menikah atau memiliki anak-anak, dan tidak akan berubah pikiran dengan kalian. Jangan teruskan, karena ini adalah bendera merah bahwa dia tidak Mr Right!

Pria yang ingin menikahi kalian akan lebih menghargai apa yang kalian ucapkan, dan menjadi pendengar yang baik untuk kalian, dan mungkin akan berpikiran tentang keinginan untuk menikah dan punya anak setelah dia bertemu kalian.

4. Sikap dari Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran denganmu akan membiarkanmu melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk. Tapi, diam-diam dia mengingatnya dan menjadikan hal itu sebagai senjata untuk memojokkanmu jika suatu hari nanti kalian bertengkar.

Pria yang ingin menikahimu akan berusaha menasihatimu dengan sabar. Dia pun akan tetap menjaga tutur katanya supaya tidak menyakiti hatimu.

5. Emosi Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran jika dia emosi dengan kalian dia bisa dengan mudah mengucapkan kata-kata kasar kepada kalian, bahkan bisa menggunakan kontak fisik.

Pria yang ingin menikahimu, tidak peduli betapa marahnya, dia akan berusaha menahannya sekuat tenaga dan berusaha tenang dalam menangani permasalahan dengan kalian.

Pantang baginya bersikap kasar pada wanita. Tak akan ada kata makian yang keluar dari mulutnya. Bersama pria yang serius untuk menikahimu, setiap permasalahan akan berusaha ia selesaikan secara dewasa. Daripada menyakitimu lewat kata-kata, dia akan memilih diam sembari berusaha mencari jalan keluar yang menguntungkan kalian dan dia.

6. Keinginan dari Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran akan terlalu banyak membicarakan tentang penampilan, dan menyuruh untuk mengubah kebiasaan kalian menjadi kebiasaan yang diinginkan dia, meskipun perubahan yang mereka inginkan tidak baik ataupun tidak diperlukan.

Pria yang ingin menikahi kalian akan memahami bahwa setiap orang memiliki keinginan ataupun kesukaan yang berbeda, dan tidak akan menyakiti perasaan Anda dalam mengomentari penampillan kalian.

Dan pria yang serius ini berpikir tampilan fisik bukan lagi alasan utama untuk mencintai seseorang. Rasa nyaman dan saling cocok jauh lebih penting daripada sekedar cantik, modis, atau seksi. Dia pun nggak mau menyakiti perasaanmu sebagai orang yang dicintainya dengan mengatakan kekurangan-kekurangan yang kamu miliki.

7. Jika Memilik Salah Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin pacaran akan berkata "Aku minta maaf" karena ia hanya ingin kalian untuk memaafkannya atau berhenti mengomel padanya. Dia mengatakan "Aku mencintaimu" karena dia tidak ingin kehilangan kalian, meskipun ia tidak benar-benar merasakan arti dari kata-kata itu yang sebenarnya.

Pria yang ingin menikahimu akan mengatakan "Aku menyesal" karena dia jujur, dan dia tidak pernah ataupun tidak bermaksud untuk menyakiti kalian dengan kata-kata atau tindakannya. Dia mengatakan "Aku mencintaimu" karena kalian benar-benar berarti baginya, dan ingin kalian untuk merasakan cinta yang setiap menit hadir dalam hidup kalian.

8. Dalam Melakukan Sesuatu, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya berpikir pacaran akan berharap kalian yang mengurusi dia, dan dia tidak harus mengurus dirinya sendiri. Bersama cowok yang masih ingin sekadar pacaran kamu akan sering mendapatinya punya banyak sikap ketergantungan. Tidak bisa mengatur prioritas, masih harus diingatkan untuk makan, sampai membutuhkan bantuanmu untuk jadi reminder saat ada tugas kuliah.

Pria yang ingin menikahimu akan tahu bagaimana mengurus dirinya sendiri: bagaimana memasak, bersih, mencuci pakaian, membayar tagihan, dan karena dia memahami rasa tangung jawab pada dirinya sendiri. Dia berusaha mengerjakan apa yang seharusnya dilakukan seorang pria dewasa.

9. Saat Berkumpul, yang membedakan Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin pacaran tidak ingin bertemu teman-teman kalian. Sebaliknya, dia juga tidak ingin kalau kalian maksa untuk ikut acaranya dia atau bertemu teman-temannya karena dia hanya ingin sendirian dengan kalian sepanjang waktu.

Pria yang ingin menikahimu akan mendengar cerita tentang teman-teman kalian sampai dia bisa menemui mereka dan mengenal mereka sendiri. Dia pun akan dengan senang hati mengajakmu bertemu teman-temannya, bahkan tanpa perlu kalian minta.

10. Dalam Berhubungan dengan keluarga, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin pacaran, selalu merasa nggak siap untuk ketemu orang tua. Bukan cuma dia yang nggak siap. Kalian pun sadar bahwa pacar kalian sepertinya belum pantas untuk dibawa ke rumah yang sering kali momen ini identik dengan hubungan yang lebih serius.

Pria yang ingin menikahimu ingin bertemu orang tua kalian. Sekalipun kalian ragu, dia akan berusaha meyakinkanmu bahwa dirinya sudah pantas dan siap membuat orang tuamu terkesan.

11. Dalam Menghadapi masalah, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin pacaran, mereka akan memilih pergi ketika hubungan kalian menemui masalah. Dia mungkin cuma nggak mau ribet dan terlibat makin jauh dalam masalah itu. Ingat, tujuan awalnya adalah untuk bersenang-senang. Jadi, nggak heran kalau dia dengan mudahnya angkat tangan dan pergi.

Pria yang ingin menikahi kalian tentunya berbeda. Dia bisa bertahan karena sebuah komitmen. Baginya, menyelesaikan masalah berarti berjuang demi hubungan kalian dan itu suatu keharusan. Dia ingin bisa bersamamu sampai akhirnya kalian menikah.

12. Dalam memberikan pendapat, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran dengan mu tidak akan sepenuhnya terlibat dalam percakapan. Dia mengangguk saat kalian berbicara, dan hanya melakukan atau memberikan tanggapan yang sekiranya membuat kalian senang saja, tanpa memikirkan apakah tanggapan itu harusnya benar atau salah.

Pria yang ingin menikahimu akan lebih peduli tentang apa yang kalian katakan. Dia ingin tahu pikiran kalian, dan opini tentang apa pun dari isu-isu utama untuk saat-saat kecil dari hari kalian. Dan memberikan tanggapan sesuai apa yang harusnya dilakukan.

13. Saat sedang tidak bersama, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin pacaran denganmu nggak akan memberikan rasa aman dan akhirnya kamu merasa curiga ketika dia sedang tidak bersamamu. Pertanyaan "lagi dimana dan ngapain" bisa setiap saat mengganggu pikiranmu. Kamu takut dan khawatir dia selingkuh atau mengkhianatimu.

Pria yang ingin menikahimu akan bisa memberikanmu rasa aman. Kamu nggak perlu khawatir ketika dia nggak berada di dekatmu. Kamu yakin dia bisa konsisten dengan komitmennya. Bahwa kalian saling mencintai dan percaya satu sama lain adalah yang membuatmu berpikir "semua baik-baik saja".

14. Saat sedang makan bersama, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran denganmu mungkin nggak akan berinisiatif buat bayar bill lebih dulu. Bahkan, dia mulai panik kalau kamu memintanya buat bayar semua pengeluaran saat kencan. Untuk urusan yang satu ini, cowok cenderung lebih perhitungan. Kira-kira, seberapa besar keuntungan kencan sama kamu sampai dia harus keluar banyak uang.

Pria yang ingin menikhimu nggak perlu disuruh atau diminta untuk urusan yang satu ini. Dia merasa bahwa membayar semua pengeluaran adalah salah satu kewajibannya ketika mengajakmu kencan. Bahkan ketika kamu ngotot buat gantian bayarin dia sekalipun, dia tetap akan memilih menolak.

15. Saat bicara tentang hubungan kalian, Cowok yang hanya ingin pacaran dengan Pria yang ingin menikahimu

Cowok yang hanya ingin berpacaran denganmu mungkin nggak suka atau bahkan marah ketika kamu bicara soal rencana menikah dan punya anak.

Pria yang ingin menikahimu akan memikirkan hal itu jauh sebelum kamu memikirkannya. Pertemuannya denganmu tanpa sadar mengubah isi kepalanya.

Itulah 15 poin yang membedakan antara Cowok Dengan Pria... sebenarnya beberapa poin ini juga mewakili antara Cewek dengan Wanita...

Jadi, pasanganmu termasuk yang mana ??

Yuk bantu Share 4Liputan untuk bermanfaat bagi yang lainnya....
More about → Inilah 15 Perbedaan Cowok Yang Hanya Ingin Pacaran Dengan Pria Yang Ingin Menikahi Mu !!

Rabu, 19 Agustus 2015

Jangan Takut Menikah, Inilah Janji Allah Untuk Kamu Yang Berani !!

Jangan Takut Menikah, Inilah Janji Allah Untuk Kamu Yang Berani !!


Sahabat 4Liputan - Kalini Kami Memberikan Pencerahan Ilmu Mengenai Nikah, Kalian Yang Masih Pacaran Sampai tua, kalian Yang takut Untuk menikah, Apa yang kalian tunggu ??
Kalian malah akan menambah Dosa untuk diri kalian sendiri Jika tak mensegerakan menikah...

4Liputan dapat info dari "Akhwat Indonesia" mengenai perihal ini.. untuk kalian yang takut menikah, dan yang akan menikah, BACALAH !!

Ketika seorang Muslim-pria atau wanita-akan menikah, biasanya akan timbul perasaan yang bermacam-macam. Ada rasa gundah, resah, risau, bimbang, termasuk tidak sabar menunggu datangnya sang pendamping.

Bahkan ketika dalam proses taaruf sekalipun masih ada perasaan keraguan.Namun, ada juga muncul rasa kekhawatiran. Bagi calon suami, maka rasa khawatir menghantui pikirannya. Khawatir bagaimana nanti setelah menikah? Apakah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga atau tidak? Bagaimana nanti setelah mempunyai anak, mampukah membimbing dan mendidik mereka? Apalagi kebutuhan hidup sehari-hari semakin mahal dari tahun ke tahun.

Sebaliknya, bagi mereka yang tidak memiliki kekhawatiran soal ekonomi dan sudah memiliki calon pasangan, namun sengaja tidak segera menikah. Mereka berasalan, bahwa menikah itu tidak gampang, harus menemukan kecocokan dulu, harus berpendidikan tinggi dulu, harus kaya terlebih dulu. Maka hal itu akan menjadi tumpukan dosa jika melewati masa-masa matang tidak mempersibuk diri dengan kebaikan.

Persoalan utama seseorang yang akan menikah adalah penyakit ragu-ragu. Jika penyakit tersebut hinggap dalam pikiran dan hati seseorang, maka saat itu juga waktu yang paling tepat untuk introspeksi diri terhadap keyakinannya. Karena itulah kunci utama dalam melangkah ke depan dalam menghadapi ujian dan cobaan hidup.

Berkaitan dengan kekhawatiran itu, yang karenanya seseorang tidak segera menikah padahal sudah mempunyai calon pasangan, Allah Taala berkalam,

“Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberikan kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (Qs. an-Nur [24]: 32)

Jika memang Allah Taala berjanji demikian, kenapa harus ragu? Jika memang janji dari Zat yang Mahabenar itu sudah jelas tertulis di dalam al-Quranul Karim, mengapa mesti ada ketakutan untuk segera menikah? Padahal, calon pasangan sudah ada. Padahal, umur sudah waktunya dan memang pantas segera menikah.

Maka jalan keluarnya adalah berikhtiar. Jika berikhtiar sudah dilakukan, maka jangan pernah berhenti sekaligus berdoa. Percayalah, Allah Taala telah menentukan saat-saat yang tepat dan terbaik bagi hamba-Nya yang tak pernah putus asa dari Rahmat-Nya.

Adalah kewajiban kita untuk mempercayai janji Allah. Jangan sampai bisikan-bisikan setan menyusup ke dalam hati. Karena itu dapat menggoyahkan keimanan kita terhadap kebenaran janji Allah Taala, termasuk ketika Allah Taala berjanji akan memampukan hamba-Nya yang miskin bila menikah. Tiada yang sulit bagi Allah Taala jika ingin memberikan karunia kepada hamba-Nya. Sungguh, Allah Taala Maha Pemurah dan Pemberi rezeki. Tinggal kita meyakini atau tidak. Dengan keyakinan itu, hidup kita akan optimis dan selalu berpikir posititf.

Berkaitan dengan karunia Allah Taala, yang dimaksud adalah rezeki. Rezeki dapat berupa materi atau non materi. Namun dikatakan rezeki jika di dalamnya terdapat manfaat bagi dirinya dan orang lain.

Misalnya, seorang ikhwan tidak memiliki sepeda motor yang dapat memberikan manfaat yang banyak setelah menikah. Pergi ke mana-mana naik angkutan umum atau bis. Namun, dengan kebaikan-kebaikan yang tulus, maka Allah Taala membuka pintu-pintu rezeki. Tiba-tiba ada dermawan yang menghibahkan sepeda motor untuk keperluan dakwah dan sebagainya. Maka motor tersebut menjadi manfaat untuk menambah kebaikan. Sehingga Allah Taala terus membukakan pintu-pintu karunia-Nya sebagai “hadiah” karena memanfaatkan nikmat pada jalur yang bijak.

Demikian pula rezeki non materi. Sebagai contoh, seseorang yang belum menikah juga mempunyai kesehatan, kesempatan, atau bahkan kemampuan yang sama dengan setelah menikah. Memang hidupnya sederhana setelah menikah. Namun dia dapat hidup bahagia dengan keadaan yang dijalani. Karirnya semakin memuncak, tatapan matanya terhadap masa depan senantiasa optimis, dan dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Itulah janji-janji Allah Taala bagi yang telah menikah dengan keyakinan yang mantap dan keimanan yang benar.

Pintu-pintu rezeki akan terbuka lebar jika seseorang telah mengalami sebuah jenjang membahagiakan bernama pernikahan. Setelah kita berusaha dan berdoa, rezeki akan datang dengan segera.

Dengan menikah, kita mengharapkan Allah Taala menganugerahkan rezeki yang barakah. Yaitu rezeki yang dapat menentramkan hati dan mensucikan jiwa. Sehingga semakin membuat kita berbahagia dan meningkatkan rasa syukur terhadap nikmat yang telah Allah Taala berikan dengan semakin giat dan tekun dalam beribadah dan bekerja.

Hanya kepada Allah kita menyembah, dan hanya kepada Allah kita memohon pertolongan. (mozaik.inilah)

Sumber : Akhwatindonesia

Yuuk Bantu 4Liputan Share Artikel Ini. Jangan Sampai kamu saja yang mengetahuinya....

More about → Jangan Takut Menikah, Inilah Janji Allah Untuk Kamu Yang Berani !!

Kamis, 13 Agustus 2015

9 Jurus Ampuh Menaklukkan Cewek Atau Cowok Yang Kamu Idolakan

“Cieee…cewek idola loe, tuh!”

“Iya. Cantik banget, ya. Tapi mustahil gue bisa deket sama dia.”
Sahabat 4Liputan - Peribahasa “bagai pungguk merindukan bulan” mungkin cocok menggambarkan kondisimu saat ini. Kamu merasa bukan siapa-siapa sehingga merasa tak layak menyukai dia yang memang populer di sekolah atau kampusmu.

Bahkan, kamu pun memilih memendam perasaanmu dalam-dalam lantaran takut kecewa. Jangankan punya hubungan dekat, membayangkan sekadar berkenalan saja kamu tak berdaya. Padahal, hal-hal yang kamu anggap mustahil bisa jadi nyata asalkan kamu mau berusaha lho. Nggak percaya? Coba deh terapkan 9 jurus jitu dari Hipwee ini!



1. Jujur pada diri sendiri adalah jurus paling pertama. Kejujuran bisa jadi awal kesungguhanmu untuk mendapatkannya.
jujur pada diri sendiri

Dari mana kamu bisa mengetahui bahwa kamu telah jatuh hati pada dia yang kamu idolai? Jawabnya adalah dari dirimu sendiri. Meski kamu berusaha menutupi atau menyembunyikan perasaanmu, kamu tetap tidak bisa membohongi dirimu sendiri.

Mulailah untuk jujur pada diri sendiri dan mendengar hati nuranimu. Jika memang benar kamu mencintainya, lalu mengapa tidak segera mengupayakan cara untuk mendekatinya? Tapi jika kamu mendustai perasaan sendiri, yang biasanya terjadi adalah rasa ketidaknyamanan. Rasa ketidaknyamanan ini akan kerap kali muncul jikalau kamu bertemu dengan dia yang kamu sukai.





2. Tak kenal maka tak sayang. Lanjutkan usahamu dengan mencari informasi tentang dirinya.
mengenalinya lebih dekat

Sebelum cinta keburu membutakanmu, kamu perlu memiliki fakta yang bisa memperkuat asumsi bahwa dia memang cewek atau cowok yang layak kamu puja. Hal ini bisa ditengok dari bagaimana cara dia bergaul dan siapa kawan-kawannya.

Bila memang dia tidak seperti yang dibayangkan, kamu tidak perlu bersusah payah mengejarnya sampai harus bersusah payah. Tapi bila dia memang layak dikejar, kamu bisa melanjutkan perjuanganmu. Satu hal yang tak kalah penting, pastikan pujaanmu masih available alias belum punya pasangan, ya!





3. Saat ada kesempatan untuk berkenalan, pastikan kamu bisa bersikap wajar dan tidak berlebihan.
bersikap wajar saat bertemu

“Hai. Boleh kenalan gak? Kamu kok cantik banget sih!”
Cewek mana yang tidak risih mendengar kata-kata seperti itu? Tak ada angin, tak ada hujan apalagi badai, kamu sontak memuji-muji penampilan fisiknya. Kelihatan banget seperti ada maunya. Secara otomatis, first impression-mu akan kurang mengena di matanya.

Jika kamu ingin melakukan pendekatan dengan pujaanmu, lakukan saja secara perlahan dan wajar agar dia tidak shock. Anggap dia seperti teman-temanmu yang lain dan jangan bersikap berlebihan yang justru akan membuatnya merasa risih.





4. Berpikir bahwa kamu akan ditolak adalah ekspektasi yang terlalu dini. Setidaknya maksimalkan usahamu terlebih dahulu.
maksimalkan usahamu dalam mendapatkannya

Karena pesonanya yang terlalu memikat, banyak cowok dan cewek lain yang pasti bakal jadi pesaingmu. Wajar jika kamu merasa minder, namun bukan berarti kamu harus menghentikan usahamu. Justru carilah cara-cara paling efektif untuk melakukan pendekatan. Pikirkan cara-cara yang berbeda dari pesaing-pesaingmu lainnya dan pastikan cara-cara pendekatan yang kamu pilih tidak akan membuatnya merasa kesal.





5. Setiap orang pasti punya kelebihan. Tunjukkan kelebihan yang kamu punya, namun jangan sampai terkesan pamer.
tunjukkanlah kemampuanmu padanya

Jangan memandang orang lain atau pesaingmu adalah orang-orang yang lebih hebat. Pasalnya, setiap orang pastilah punya kelebihan dan kekurangan, tinggal bagaimana kamu bisa menonjolkan kelebihan itu agar bisa membuatnya tertarik. Satu hal yang harus diingat, kamu tetap wajib bersikap rendah diri. Menonjolkan kelebihan bukan berarti kamu bersikap sombong atau terkesan pamer.





6. Supaya dia yang kamu sukai merasa nyaman, jangan sekali-kali berbohong tentang dirimu.
jangan berbohong tentang dirimu

Berbohong, apapun itu dan sekecil apapun masalahnya, sangat tidak dianjurkan. Sekalinya dibohongi dan ketahuan, perlu waktu lama untuk mengembalikan kepercayaanya. Ingat, kebohongan pertama akan berlanjut pada kebohongan selanjutnya dan pada akhirnya akan menjadi kebohongan sistemik yang akan sukar dihilangkan. Cepat atau lambat, apapun yang kamu sembunyikan akan terkuak baik sengaja atau tidak sengaja.





7. Berpikir positif tak hanya bermanfaat bagimu saja, tapi orang-orang di sekitarmu akan merasakan hal yang sama.
selalu berpikir positif

Alangkah menyenangkan apabila ada seseorang di sekitar kita yang bisa diandalkan ketika masalah mendera. Apalagi kalau kamu bisa menjadi orang yang membantu dengan segala nasehat bijakmu. Membiasakan diri berpikir positif akan membuatmu perlahan menjadi orang yang bijak. Maka rasakanlah perubahan pada dirimu dan bagaimana orang-orang akan merasa nyaman berada di sekelilingmu, termasuk dia yang jadi pujaan hatimu.





8. Agar kamu bisa semakin percaya diri, mulailah untuk segera memantaskan diri.
harus berani memantaskan diri

Meski hubungan dengan pujaanmu sudah mengalami perkembangan, lantas kamu masih ragu apakah si dia mau menjalin hubungan yang serius denganmu. Kenapa tidak? Hubungan serius bisa dijalankan lebih mudah apabila kualitasmu sudah setara dengan orang itu. Setara yang dimaksud adalah perilaku sehari-harimu memiliki daya saing yang sebanding dengan kawan-kawannya yang lain. Kalau dia bisa nyaman dengan kawannya, mengapa tidak begitu pula denganmu?

Oleh karenanya, penting bagimu memantaskan diri. Kamu perlu memperbaiki diri dalam segala aspek. Tidak hanya keuangan saja, bahkan kepribadian dan kemampuan kepemimpinan pun juga. Untuk memantaskan dirimu, bisa dimulai dengan bentuk penghargaan terhadap dirimu sendiri. Selanjutnya motivasi mendapatkan pujaanmu bisa menjadi prioritas kedua.





9. Buat dia terpesona karena penampilanmu yang apa adanya, jangan berusaha terlihat menarik tapi berpura-pura.
tunjukkan penampilanmu yang menarik

Ketika kamu telah berhasil memantaskan diri, wajar saja masih ada kelemahanmu yang tersisa. Toh kamu tidak bisa merubah itu semua secara sempurna bila Tuhan telah menakdirkanmu demikian. Namun pastikan wanita pujaanmu mencintai dirimu yang apa adanya. Bukan karena hal-hal yang terkesan dibuat-buat. Bukan karena mobil atau gadget yang kamu bawa, biarpun kamu telah memilikinya. Sebab wanita yang mampu mencintaimu apa adanya, akan telanjur betah dengan apapun kamu meski sedang terjatuh.



Usaha adalah bekal utama untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Jika pada akhirnya kamu gagal mendapatkan hati pujaanmu, kamu harus tetap bersyukur. Paling tidak kamu telah mengenalnya.

Yang paling terpenting lagi, kamu telah mencoba daripada cuma menatap si gadis dari kejauhan dan merasa menjadi orang yang tidak bisa apa-apa.

Sumber : Hipwee
gambar dari search google

Semoga Bermanfaat....

Yuk Bantu Sebarin ini... Please, Like and Share Yaa.....
More about → 9 Jurus Ampuh Menaklukkan Cewek Atau Cowok Yang Kamu Idolakan